Hari Lembaga Swadaya Masyarakat

Hari Lembaga Swadaya Masyarakat Sedunia ini ditetapkan di Uni Eropa dan digagas oleh wirausahawan sosial dan pengacara Inggris kelahiran Latvia, Marcis Skadmanis. Dengan dukungan Civic Alliance Latvia (Anggota Forum LSM Laut Baltik) dan diakui pada tanggal 17 April 2010 oleh 12 negara anggota Forum LSM Laut Baltik di Vilnius, Lituania. Gagasan tersebut pun mendapat dukungan banyak dari sukarelawan. Pada tanggal 27 Februari 2014, acara perdana global pertama Hari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sedunia diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Finlandia di Helsinki. Para tamu internasional yang hadir adalah para pemimpin dari UNOPS, UNESCO, UNDP, Uni Eropa, Dewan Nordik, dan organisasi-organisasi internasional.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini ditetapkan untuk menghormati peran serta kontribusi berbagai organisasi non-pemerintah dalam mendukung masyarakat. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga sering dikenal dengan NGO (Non-governmental organization) adalah organisasi non-pemerintah yang independen dan mandiri, dan bukan merupakan bagian atau berafiliasi dengan lembaga-lembaga negara dan pemerintahan. Lembaga swadaya masyarakat tumbuh secara swadaya, atas kehendak dan keinginan sendiri, di tengah masyarakat, dan berminat serta bergerak dalam bidang lingkungan hidup.

Di Indonesia, keberadaan LSM mulai dikenal luas pada tahun 1970-an, terutama dalam menangani isu-isu sosial. Pada tahun 1976, istilah NGO diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi Organisasi Non-Pemerintah (ORNOP). Namun istilah ini dianggap kurang pas karena terlalu luas dan bisa mencakup bisnis, pers, olahraga, dan lain-lain. Untuk mengganti ORNOP, diperkenalkan istilah Lembaga Pengembangan Swadaya Masyarakat (LPSM) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dimana istilah LSM akhirnya dipilih dan disepakati digunakan pada seminar tahun 1981 di Jakarta.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) biasanya muncul karena kesadaran sosial terhadap masalah kemiskinan dan keterbelakangan dalam lingkup lokal. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) biasanya dimulai dengan organisasi yang sederhana dan lingkup kegiatannya diperkirakan merupakan jawaban atas masalah kemiskinan dan keterbelakangan yang ada. Bidang kegiatannya mencakup pendidikan, kesehatan, kewanitaan, kepemudaan, kerajinan, simpan-pinjam, atau peningkatan pendapatan. Lebih dari itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga menjadi social control, empowerment, dan agent of change. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) memiliki makna terdalam yaitu manifestasi dari kesadaran kolektif, bahwa masyarakat memiliki daya untuk bertindak.


Source :

https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-lsm/ 

https://jurnal.fisipolupgriplk.ac.id/index.php/JSP/article/view/181 

https://news.detik.com/berita/d-7797808/tentang-hari-lembaga-swadaya-masyarakat-sedunia-27-februari-2025/amp 

https://www.scribd.com/doc/252637579/Lembaga-Swadaya-Masyarakat 

https://www.scribd.com/document/633349616/sEJARAH-Lembaga-Swadaya-Masyarakat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Peduli Sampah: Setiap Tahun Diperingati, Setiap Hari Ditumpuk

HARI PERDAMAIAN DAN KESEPAHAMAN DUNIA

Ancaman Nyata Menggerogoti Masa Depan Bangsa