Kalsel Gelap. Mau Sampai Kapan?
Mati listrik yang terjadi di Kalimantan Selatan tidak terjadi dalam semalam. Berdasarkan catatan laporan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalsel, gelombang mati lampu massal ini pertama kali pecah sejak pertengahan Juni 2026. Tentu memunculkan tanda tanya : Mengapa wilayah sekaya Kalimantan Selatan harus mengalami pemadaman bergilir? Apa yang sebenarnya rusak? Akar masalahnya ada pada Sistem Interkoneksi Kalselteng-Kaltim. Pada bulan Juni, terjadi kerusakan teknis beruntun pada pembangkit swasta (Independent Power Producer/IPP) milik PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) di Gunung Mas dan PT Tanjung Power Indonesia (TPI) di Tabalong. Kondisi ini diperparah karena unit utama di PLTU Asam-Asam (Tanah Laut) secara bersamaan harus masuk ke fase pemeliharaan rutin yang tidak bisa ditunda. Karena PLN tidak memiliki rencana cadangan atau pasokan daya cadangan (reserve margin) yang matang, mereka kekurangan pasokan listrik secara drastis untuk menyuplai seluruh wilayah. Solusi satu-satunya ya...