HAM dan Bencana: Menagih Tanggung Jawab Negara atas Keselamatan Warga
Tanggal 10 Desember 1948 selalu dikenang sebagai tonggak penting dalam sejarah dunia. Hari itu, setelah dunia tertatih bangun dari kehancuran Perang Dunia II, PBB akhirnya mengesahkan Universal Declaration of Human Rights (UDHR). Deklarasi ini bukan sekadar dokumen diplomatik; ia lahir dari kesadaran mendalam bahwa kekejaman, pembantaian, dan penderitaan yang dialami jutaan manusia tidak boleh dibiarkan terulang. Dari puing-puing perang dan rasa kehilangan yang mendalam, dunia sepakat menjunjung universal: bahwa setiap manusia, tanpa kecuali, berhak hidup bermartabat, aman, dan bebas dari ketakutan . Hari Hak Asasi Manusia Sedunia diperingati sebagai pengingat bahwa kemanusiaan bukanlah konsep abstrak, melainkan komitmen yang harus terus dijaga. Ia mengingatkan bahwa tragedi baik yang tercatat dalam sejarah maupun yang kita saksikan hari ini selalu memanggil nurani kita untuk bertanggung jawab. Tidak ada peradaban yang benar-benar maju jika nyawa manusia masih dapat terenggut o...