Postingan

Hari Batik Nasional

Gambar
Setiap tanggal 2 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional sebagai momen kebanggaan terhadap salah satu warisan budaya takbenda yang telah diakui UNESCO sejak 2009. Peringatan ini bukan sekadar seremonial mengenakan batik, tetapi juga refleksi atas peran batik dalam memperkuat identitas, persatuan, dan daya saing budaya Indonesia di tingkat global. Sejarah Hari Batik Nasional bermula pada 2 Oktober 2009, ketika UNESCO menetapkan batik Indonesia sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi) dalam sidang Komite Antar-Pemerintah di Abu Dhabi. Sebagai respons atas pengakuan internasional tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemudian menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 33 Tahun 2009 pada 17 November 2009 yang secara resmi menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Implementasi kebijakan ini diperkuat dengan instruksi ke birokrasi, di mana Kementerian Dalam Negeri menerbit...

Hari Kesaktian Pancasila

Gambar
Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh rakyat setiap tanggal 1 Oktober. Berbeda dengan hari lahir Pancasila, yang diperingati karena momentum lahirnya gagasan awal. Hari kesaktian Pancasila, diperingati untuk mengenang sejarah Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus penghormatan kepada pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965. Dilatarbelakangi oleh peristiwa G30S, yakni peristiwa  penculikan dan pembunuhan sejumlah TNI AD pada 30 September – 1 Oktobber 1965. Dua tahun kemudian, pada 27 September 1967, Presiden Soeharto menandatangani Keppres Nomor 153 Tahun 1967. Lewat keputusan itu, 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, hari untuk menebalkan keyakinan bahwa Pancasila adalah pandangan hidup yang mampu mempersatukan seluruh bangsa. Namun sejarah tidak berhenti pada satu malam itu. Setelahnya, kekerasan massal melanda berbagai wilayah. Komnas HAM yang menyelidiki pada 2008 hingga 2012 menyebut...

Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI)

Gambar
Gerakan 30 September atau G30S adalah peristiwa yang berlangsung pada malam 30 September hingga dini hari 1 Oktober 1965 di Jakarta. Sekelompok pasukan yang dipimpin Letkol Untung, dengan keterlibatan unsur pasukan pengawal presiden Cakrabirawa, menculik enam jenderal dan satu perwira Angkatan Darat. Para korban dibawa ke kawasan Lubang Buaya, dan jenazah mereka ditemukan pada 3 Oktober 1965. Pada pagi hari 1 Oktober 1965, gerakan ini menguasai Studio RRI Pusat dan mengumumkan pembentukan Dewan Revolusi melalui siaran radio. Situasi politik saat itu memang tegang, ditandai persaingan antara Angkatan Darat dan PKI, isu Dewan Jenderal yang disebut merencanakan kudeta terhadap Presiden Soekarno, serta kondisi ekonomi yang sulit. Namun gerakan ini tidak bertahan lama karena segera dilumpuhkan setelah Mayor Jenderal Soeharto, yang saat itu memimpin Kostrad, mengambil alih komando dan menguasai kembali Jakarta. Setelah gerakan dipatahkan, Soeharto dan Angkatan Darat menudingkan tanggung jawa...

Mengenang Salim Kancil: Menolak Lupa pada Perjuangan Membela Kebenaran

Gambar
  Salim Kancil merupakan seorang petani sekaligus aktivis lingkungan yang berasal dari Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai salah satu warga yang berani menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pertambangan pasir di wilayah tempat tinggalnya. Perjuangan Salim bukan hanya menyangkut kepentingan dirinya sendiri, tetapi juga menyuarakan keresahan masyarakat yang merasakan dampak dari aktivitas pertambangan terhadap kehidupan dan lingkungan mereka. Perlawanan Salim terhadap pertambangan pasir sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa tahun sebelum dirinya meninggal. Sejak sekitar 2013, ia bersama warga mulai merasakan dampak aktivitas tambang terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Salah satu persoalan yang dirasakan adalah terganggunya lahan pertanian dan irigasi. Pada awal 2015, Salim bersama warga kemudian membentuk Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Desa Selok Awar-Awar yang beranggotakan 12 orang. Forum tersebut menja...

Hari Tani Nasional: Antara Sejarah Perjuangan dan Persoalan Agraria

Gambar
Hari Tani Nasional diperingati setiap tanggal 24 September. Peringatan ini memiliki sejarah yang erat dengan perjuangan petani dan lahirnya hukum agraria nasional. Pada 24 September 1960, pemerintah menetapkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria atau yang dikenal sebagai UUPA. Undang-undang tersebut menjadi tonggak penting karena menggantikan sistem agraria peninggalan kolonial dan meletakkan dasar baru dalam pengaturan tanah di Indonesia. Beberapa tahun kemudian, Presiden Soekarno menetapkan 24 September sebagai Hari Tani Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 169 Tahun 1963. Pemilihan tanggal tersebut menunjukkan bahwa petani ditempatkan sebagai bagian penting dalam perjalanan pembangunan dan kehidupan bangsa. Lahirnya UUPA sendiri tidak terlepas dari cita-cita untuk menciptakan pengaturan tanah yang lebih adil bagi masyarakat. UUPA mengatur bahwa tanah memiliki fungsi sosial dan tidak seharusnya dikuasai tanpa batas oleh pihak tertentu. Ka...

HARI DEMOKRASI INTERNASIONAL

Gambar
  Hari Demokrasi Internasional diperingati setiap tanggal 15 September sebagai momentum refleksi universal yang ditetapkan resmi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi A/63/7 pada tahun 2007. Usulan ini diinisiasi atas prakarsa Inter-Parliamentary Union (IPU) sebagai bentuk komitmen global untuk mempromosikan dan menegakkan prinsip-prinsip demokrasi ke seluruh penjuru dunia. Tanggal 15 September dipilih secara simbolis untuk memperingati pengesahan Universal Declaration on Democracy oleh IPU pada tahun 1997 berupa sebuah Deklarasi Universal tentang Demokrasi yang menegaskan bahwa demokrasi adalah cita-cita universal yang berakar pada nilai-nilai yang dibagi bersama oleh masyarakat global, tanpa memandang perbedaan budaya, politik, maupun ekonomi. PBB dan IPU menetapkan hari ini dengan alasan untuk memberikan ruang evaluasi tahunan bagi negara-negara anggota dalam mengukur kesehatan institusi politik, melindungi hak-hak asasi manusia, serta memastikan ba...

Tragedi Tanjung Priok: Ketika Kekuasaan Berhadapan dengan Hak Asasi Manusia

Gambar
  Tragedi Tanjung Priok merupakan salah satu peristiwa yang cukup kelam dalam sejarah Indonesia. Peristiwa ini terjadi pada 12 September 1984 di Tanjung Priok, Jakarta. Awalnya terjadi ketegangan antara masyarakat dengan aparat pemerintah yang kemudian semakin besar hingga terjadi kekerasan dan menimbulkan korban. Menurut saya, peristiwa ini tidak hanya bisa dilihat sebagai masalah keamanan, tetapi juga sebagai masalah hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Dari kejadian ini kita bisa melihat bahwa ketika kekuasaan digunakan secara berlebihan, masyarakat bisa menjadi pihak yang dirugikan. Kalau dilihat dari sudut pandang Ilmu Pemerintahan, pemerintah memiliki tugas untuk menjaga keamanan sekaligus melindungi masyarakat. Aparat memang diberikan kewenangan untuk menjaga ketertiban, tetapi kewenangan tersebut tidak berarti bisa digunakan sesuka hati. Hak masyarakat juga harus tetap dihormati. Ketika terjadi perbedaan pendapat atau konflik, pemerintah seharusnya lebih mengutamak...

Kematian Munir Said Thalib : Sebuah Pelanggaran HAM oleh Negara

Gambar
  Kematian Munir Said Thalib pada 7 September 2004 di atas pesawat Garuda Indonesia dalam penerbangan Jakarta–Amsterdam bukan sekadar tragedi kriminal biasa, melainkan peristiwa yang dalam perspektif ilmu pemerintahan dapat dibaca sebagai manifestasi kegagalan negara dalam menjalankan kewajiban konstitusionalnya untuk melindungi hak asasi manusia (HAM). Munir, yang meninggal setelah diracun dengan arsenik, adalah aktivis HAM yang secara terbuka mengkritik praktik kekuasaan, termasuk yang melibatkan aparat negara. Fakta bahwa seorang warga negara apalagi seorang pembela HAM dibunuh dalam perjalanan ke luar negeri untuk melanjutkan studi di bidang hukum dan HAM, menimbulkan pertanyaan mendasar tentang sejauh mana pemerintahan saat itu menjalankan fungsi perlindungan terhadap hak hidup dan keamanan warga negaranya. Dalam ilmu pemerintahan, negara dipahami sebagai duty bearer (pemangku kewajiban) utama dalam rezim HAM, sementara warga negara adalah rights holders (pemangku hak). UUD 19...

Hari Kemanusiaan Sedunia berbicara Tentang Cara Negara Memanusiakan Rakyat

Gambar
19 Agustus diperingati sebagai Hari Kemanusiaan Sedunia (World Humanitarian Day). Peringatan ini lahir dari tragedi kelam pada 19 Agustus 2003, ketika sebuah bom truk menghancurkan Markas PBB di Baghdad, Irak. Peristiwa tersebut menewaskan 22 pekerja kemanusiaan, termasuk diplomat senior Sérgio Vieira de Mello. Mereka yang gugur hadir tanpa senjata, melainkan membawa niat tulus untuk menyelamatkan jiwa dan memulihkan kehidupan korban konflik. Momen ini menjadi landasan penetapan Hari Kemanusiaan Sedunia oleh PBB guna menegaskan bahwa para penolong harus dilindungi, serta nilai kemanusiaan wajib melampaui sekat politik, agama, maupun garis batas negara. Dalam studi Ilmu Pemerintahan, keberadaan negara didasari oleh kontrak sosial, di mana rakyat menyerahkan sebagian wewenangnya agar negara memberikan jaminan keselamatan dan kesejahteraan. Saat bencana melanda, tugas utama seorang pemimpin negara adalah mengambil keputusan cepat yang berfokus penuh pada mitigasi risiko dan penyelamatan n...

Konstitusi Bukan Sekedar Ketentuan Kuno

Gambar
Tanggal 18 Agustus diperingati sebagai Hari Konstitusi Republik Indonesia. Peringatan ini ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2008. Sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan (17 Agustus 1945), Indonesia belum memiliki struktur pemerintahan dan hukum dasar yang sah secara formal. Pada 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menggelar sidang bersejarah untuk mengesahkan Undang-Undang Dasar (UUD 1945), memilih Presiden dan Wakil Presiden (Soekarno-Hatta), serta membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Momen ini adalah pilar legalitas berdirinya negara Indonesia secara tata negara. ​ Rancangan UUD sebenarnya telah dibahas sejak sidang kedua Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada Juli 1945. Pada tanggal 18 Agustus pagi, terjadi perdebatan krusial terkait Piagam Jakarta (Jakarta Charter), khususnya klausul "dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Atas kebesaran...

Mengenal ASEAN: Dari Deklarasi Bangkok hingga Komunitas Regional

Gambar
  ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) bermula pada 8 Agustus 1967 di sebuah aula utama Gedung Departemen Luar Negeri di Bangkok, Thailand. Lima Menteri Luar Negeri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand duduk bersama untuk merajut komitmen awal berdirinya perhimpunan ini dan mereka mendatangani dokumen Deklarasi ASEAN yang dikenal sebagai Deklarasi Bangkok. Penandatangan dokumen itu juga menjadi tonggak sejarah lahirnya ASEAN. Lima menteri Luar Negeri tersebut bernama Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), Narciso R. Ramos (Filipina), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand). Kelima tokoh itu disebut bapak pendiri perhimpunan ASEAN. Adapun latar belakang pembentukan ASEAN, yaitu persamaaan geografis, persamaan budaya, persamaan kepentingan, yakni mensejahterakan masyarakatnya masing-masing di berbagai bidang dan persamaan nasib, yakni sama sama pernah dijajah oleh bangsa asing, kecuali Thailand. Tujuan dibentuknya ASEAN in...

Kalsel Gelap. Mau Sampai Kapan?

Gambar
Mati listrik yang terjadi di Kalimantan Selatan tidak terjadi dalam semalam. Berdasarkan catatan laporan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalsel, gelombang mati lampu massal ini pertama kali pecah sejak pertengahan Juni 2026. Tentu memunculkan tanda tanya : Mengapa wilayah sekaya Kalimantan Selatan harus mengalami pemadaman bergilir? Apa yang sebenarnya rusak? Akar masalahnya ada pada Sistem Interkoneksi Kalselteng-Kaltim. Pada bulan Juni, terjadi kerusakan teknis beruntun pada pembangkit swasta (Independent Power Producer/IPP) milik PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) di Gunung Mas dan PT Tanjung Power Indonesia (TPI) di Tabalong. Kondisi ini diperparah karena unit utama di PLTU Asam-Asam (Tanah Laut) secara bersamaan harus masuk ke fase pemeliharaan rutin yang tidak bisa ditunda. Karena PLN tidak memiliki rencana cadangan atau pasokan daya cadangan (reserve margin) yang matang, mereka kekurangan pasokan listrik secara drastis untuk menyuplai seluruh wilayah. Solusi satu-satunya ya...

Hari Anak Nasional, Peringatan Seremonial Belaka?

Gambar
  Tanggal 23 juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional di Indonesia. Penetapan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 dan dipilih karena juga bertepatan dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak. Peringatan Hari Anak Nasional bermula dari gagasan Kongres Wanita Indonesia pada tahun 1951 yang merasa perlu adanya perhatian khusus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak, kesejahteraan, serta perlindungan anak. Hari Anak Nasional merupakan simbol adanya komitmen negara untuk memastikan setiap anak Indonesia dapat memperoleh haknya secara utuh, tumbuh dalam lingkungan yang aman, serta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Namun, lebih dari empat dekade sejak Hari Anak Nasional ditetapkan, tujuan tersebut masih belum sepenuhnya terwujud. Peringatan yang seharusnya menjadi momentum evaluasi terhadap pemenuhan hak anak sering kali lebih bersifat seremonial. Salah satu hak yang hingga kin...

Anomali Distribusi Anggaran KopDes dan Naasnya Pemangkassan Anggaran Buku

Gambar
  Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat Indonesia melalui program bantuan Bahan Bacaan Bermutu (BBB). Pada tahun 2024, bantuan BBB menyasar 10.000 perpustakaan desa/kelurahan dan taman bacaan masyarakat (TBM). Pada tahun 2025, program bantuan BBB tetap dengan target 10.000 lokus, namun luasnya menyasar rumah ibadah. Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz, menyatakan hal ini adalah inisiatif baru agar masyarakat yang berkunjung ke tempat peribadatan dapat sambil membaca. Bantuan BBB menyasar sampai ke masjid, gereja, kuil, wihara, yang datanya diperoleh dari Kementerian Agama. Pada masa mendatang, program bantuan BBB menyasar ke fasilitas publik, seperti puskesmas sebagai sasaran ruang literasi potensial. “Saya tadi juga punya keinginan menyediakan buku di tempat yang sering dikunjungi masyarakat seperti di puskesmas yang juga sering dikunjungi anak-anak. Namun karena kami juga puny...

HARI KEADILAN INTERNASIONAL

Gambar
  Setiap tahunnya, tanggal 17 Juli diperingati sebagai Hari Keadilan Internasional atau World Day for International Justice. Penetapan tanggal 17 Juli sebagai Hari Keadilan Internasional berangkat dari diadopsinya Statuta Roma oleh komunitas Internasional pada tanggal yang sama, tiga puluh tahun yang lalu. Status Roma merupakan salah satu perjanjian internasional yang paling penting dalam sejarah peradaban manusia. Pada tanggal 17 Juli 1988, perwakilan dari 148 negara menghadiri pertemuan diplomatik di Roma, Italia, untuk membahas tentang masalah internasional terkait kejahatan internasional. Hasil pembahasan tersebutlah yang kemudian dituangkan dalam Statuta Roma berupa sebuah traktat yang menjabarkan bentuk-bentuk kejahatan internasional, sekaligus mandat untuk mendirikan Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court). Statuta Roma membagi kejahatan internasional ke dalam empat kategori inti seperti genosida (pembunuhan massal), kejahatan kemanusiaan (kejahatan yang...