Postingan

Menampilkan postingan dari November 16, 2025

Hari Toleransi Internasional: Dari Prinsip hingga Praktik Kritis

Gambar
  Hari Toleransi Internasional, yang kita peringati setiap tanggal 16 November, bukanlah sekadar perayaan keragaman, melainkan sebuah undangan global untuk melakukan introspeksi mendalam. Momen ini menandai adopsi Deklarasi Prinsip-Prinsip Toleransi UNESCO pada 1995, yang kemudian dikukuhkan oleh Resolusi PBB 51/95. Tujuan utamanya, seperti ditegaskan PBB, adalah untuk menekankan bahwa toleransi membutuhkan upaya lebih dari sekadar menerima satu sama lain secara pasif. Pertanyaannya pun menjadi krusial dan mendesak: Mengingat turbulensi global saat ini, bagaimana kita dapat benar-benar mewujudkan toleransi sebagai sebuah tindakan aktif dalam kehidupan kita sehari-hari? Secara akademis, Deklarasi UNESCO menjelaskan bahwa toleransi bukanlah bentuk pemanjangan atau ketidakpedulian pasif terhadap orang lain, melainkan rasa hormat dan apresiasi aktif terhadap kekayaan keragaman budaya, bentuk ekspresi, dan cara hidup manusia, serta pengakuan terhadap hak asasi manusia universal. Namun, ...