Hari Ini Surabaya, Besok Mungkin Kita Semua
Surabaya kembali menjadi saksi bagaimana ruang demokrasi diuji. Di tengah penyampaian aspirasi oleh mahasiswa, beredar laporan mengenai puluhan massa aksi yang diamankan aparat dan dugaan adanya tindakan intimidasi terhadap peserta aksi. Peristiwa semacam ini tidak hanya meninggalkan trauma bagi mereka yang turun ke jalan, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius, apakah kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi masih benar-benar mendapatkan perlindungan ketika berhadapan dengan kekuasaan? Kepolisian seharusnya berdiri sebagai pelindung hak warga negara, bukan menjadi simbol ketakutan bagi mereka yang menyampaikan kritik. Ketika pendekatan yang lebih menonjol adalah represi daripada dialog, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum ikut dipertaruhkan. Wibawa kepolisian tidak dibangun dari banyaknya orang yang ditangkap, melainkan dari kemampuannya menjaga keamanan sekaligus menghormati hak-hak sipil masyarakat. Semakin kritik dibalas dengan tindakan koersif, sema...