Selamat Datang di Website Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan.
Di website ini kami akan memuat kabar kabar terbaru mengenai Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP ULM, maupun kabar kabar lainnya yang sesuai dengan Program Kerja yang ada di Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP ULM
Peristiwa Bandung Lautan Api adalah momen bersejarah yang terjadi antara 23-24 Maret 1946, di mana rakyat, pejuang, dan tentara Indonesia sengaja membakar dan mengosongkan Kota Bandung agar tidak jatuh ke tangan Sekutu dan NICA (Belanda). Indonesia yang belum genap 1 tahun memperoleh kemerdekaannya dihadapkan oleh Belanda yang ingin mengambil alih kembali Hinda Belanda setelah mengetahui Jepang mengalami kekalahan pada perang dunia ke II. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, situasi di berbagai daerah masih belum stabil. Pada bulan Oktober 1945, pasukan Sekutu mulai mendarat di Bandung dengan alasan untuk melucuti senjata tentara Jepang. Namun kenyataannya, mereka justru membantu Belanda untuk kembali berkuasa. Hal ini memicu ketegangan dan perlawanan bersenjata antara pejuang Indonesia dan pihak Sekutu. Puncaknya, pada 23 Maret 1946, Sekutu kembali mengeluarkan ultimatum agar seluruh warga Bandung meninggalkan kota dalam waktu 24 jam. Dalam situasi t...
Hari buruh yang jatuh pada tanggal 1 mei setiap tahunnya berawal dari gerakan buruh di amerika serikat yang pada saat itu menuntut pengurangan waktu jam kerja. Pada saat itu, para buruh meminta pengurangan jam kerja yang dirasa tidak rasional. Namun, aksi yang awalnya berlangsung damai itu berubah menjadi kerusuhan setelah sebuah ledakan bom terjadi di tengah massa yang sedang berdemonstrasi. Ledakan tersebut menyebabkan tewasnya sejumlah buruh dan polisi, yang kemudian memicu gelombang solidaritas besar dari kalangan buruh di seluruh dunia. Gelombang solidaritas buruh yang menyebar dari berbagai penjuru dunia akhirnya sampai ke Indonesia. Hal ini ditandai dengan terbentuknya serikat-serikat pekerja, seperti Personeel Fabriek Bond (PFB) pada tahun 1905, serta mulai diperingatinya May Day secara nasional. Namun, pada masa Orde Baru, peringatan May Day sempat dilarang karena dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional. Seiring berjalannya waktu dan terjadinya pergantian kep...
Mati listrik yang terjadi di Kalimantan Selatan tidak terjadi dalam semalam. Berdasarkan catatan laporan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalsel, gelombang mati lampu massal ini pertama kali pecah sejak pertengahan Juni 2026. Tentu memunculkan tanda tanya : Mengapa wilayah sekaya Kalimantan Selatan harus mengalami pemadaman bergilir? Apa yang sebenarnya rusak? Akar masalahnya ada pada Sistem Interkoneksi Kalselteng-Kaltim. Pada bulan Juni, terjadi kerusakan teknis beruntun pada pembangkit swasta (Independent Power Producer/IPP) milik PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) di Gunung Mas dan PT Tanjung Power Indonesia (TPI) di Tabalong. Kondisi ini diperparah karena unit utama di PLTU Asam-Asam (Tanah Laut) secara bersamaan harus masuk ke fase pemeliharaan rutin yang tidak bisa ditunda. Karena PLN tidak memiliki rencana cadangan atau pasokan daya cadangan (reserve margin) yang matang, mereka kekurangan pasokan listrik secara drastis untuk menyuplai seluruh wilayah. Solusi satu-satunya ya...
Komentar
Posting Komentar