Postingan

Menampilkan postingan dari September 27, 2026

Hari Kesaktian Pancasila

Gambar
Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh rakyat setiap tanggal 1 Oktober. Berbeda dengan hari lahir Pancasila, yang diperingati karena momentum lahirnya gagasan awal. Hari kesaktian Pancasila, diperingati untuk mengenang sejarah Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus penghormatan kepada pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965. Dilatarbelakangi oleh peristiwa G30S, yakni peristiwa  penculikan dan pembunuhan sejumlah TNI AD pada 30 September – 1 Oktobber 1965. Dua tahun kemudian, pada 27 September 1967, Presiden Soeharto menandatangani Keppres Nomor 153 Tahun 1967. Lewat keputusan itu, 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, hari untuk menebalkan keyakinan bahwa Pancasila adalah pandangan hidup yang mampu mempersatukan seluruh bangsa. Namun sejarah tidak berhenti pada satu malam itu. Setelahnya, kekerasan massal melanda berbagai wilayah. Komnas HAM yang menyelidiki pada 2008 hingga 2012 menyebut...

Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI)

Gambar
Gerakan 30 September atau G30S adalah peristiwa yang berlangsung pada malam 30 September hingga dini hari 1 Oktober 1965 di Jakarta. Sekelompok pasukan yang dipimpin Letkol Untung, dengan keterlibatan unsur pasukan pengawal presiden Cakrabirawa, menculik enam jenderal dan satu perwira Angkatan Darat. Para korban dibawa ke kawasan Lubang Buaya, dan jenazah mereka ditemukan pada 3 Oktober 1965. Pada pagi hari 1 Oktober 1965, gerakan ini menguasai Studio RRI Pusat dan mengumumkan pembentukan Dewan Revolusi melalui siaran radio. Situasi politik saat itu memang tegang, ditandai persaingan antara Angkatan Darat dan PKI, isu Dewan Jenderal yang disebut merencanakan kudeta terhadap Presiden Soekarno, serta kondisi ekonomi yang sulit. Namun gerakan ini tidak bertahan lama karena segera dilumpuhkan setelah Mayor Jenderal Soeharto, yang saat itu memimpin Kostrad, mengambil alih komando dan menguasai kembali Jakarta. Setelah gerakan dipatahkan, Soeharto dan Angkatan Darat menudingkan tanggung jawa...